Australia menjadi salah satu pasar potensial bagi pelaku usaha Indonesia. Letaknya yang relatif dekat, daya beli masyarakat yang tinggi, serta hubungan perdagangan yang erat menjadikan Australia sebagai pasar yang menarik untuk terus dikembangkan.
Sumber: Shiphup.co
Hubungan Perdagangan Indonesia–Australia Terus Menunjukkan Potensi
Pada tahun 2025, nilai ekspor nonmigas Indonesia ke Australia mencapai USD 3,68 miliar, sementara total perdagangan nonmigas kedua negara mencapai USD 12,25 miliar. Capaian ini menunjukkan kuatnya hubungan perdagangan sekaligus peluang yang masih terbuka untuk dikembangkan.
Produk Halal Indonesia Memiliki Peluang di Pasar Australia
Produk halal menjadi salah satu sektor yang memiliki potensi besar. Pada 2025, nilai ekspor produk halal Indonesia ke Australia mencapai USD 699,17 juta. Hal ini menunjukkan adanya permintaan pasar yang dapat dimanfaatkan pelaku usaha untuk memperluas jangkauan ekspor.
Beragam Produk Indonesia Berpotensi Dikembangkan
Selain produk halal, sejumlah produk Indonesia yang berpotensi dikembangkan di pasar Australia antara lain:
- Pangan olahan
- Kopi dan cokelat
- Fesyen dan tekstil
- Furnitur dan dekorasi rumah
- Kosmetik
- Produk ramah lingkungan dan berkelanjutan
Kualitas dan Pemenuhan Standar Menjadi Kunci
Peluang pasar perlu diikuti dengan kesiapan produk. Pelaku usaha perlu memastikan kualitas, kemasan, pelabelan, serta berbagai standar dan persyaratan yang berlaku di Australia. Produk yang berkualitas dan memiliki nilai tambah akan lebih mampu bersaing di pasar internasional.
Sumber: 70yearsindonesiaaustralia
IA-CEPA Membuka Akses Pasar Lebih Luas
Peluang perdagangan juga didukung oleh Indonesia-Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement (IA-CEPA) yang memperkuat akses pasar dan hubungan ekonomi kedua negara. Kondisi ini dapat dimanfaatkan pelaku usaha Indonesia untuk memperluas pasar dan meningkatkan nilai ekspor.

